Gula Buat Anak: Emangnya Sebahaya Itu Ya?
- Aisyah Nurcholish
- 21 Feb 2023
- 3 menit membaca
Parents, it can be tempting ya buat nawarin si anak permen atau sugary treats sebagai reward. Tapi, walaupun anak suka banget makanan minuman manis, konsumsi ini perlu banget dibatasi, karena faktanya terlalu banyak gula dapat menimbulkan masalah kesehatan nantinya.

Menghindari Masalah Kesehatan di Masa Depan
Walaupun makan yang manis-manis dari waktu ke waktu mungkin tidak menyebabkan masalah besar dalam jangka pendek, parents perlu mendorong kebiasaan makan yang sehat sejak dini. Asupan gula yang tinggi meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan lainnya, terutama seiring bertambahnya usia.
Memastikan Nutrisi yang Cukup
Penelitian menunjukkan bahwa makan terlalu banyak gula dapat menyebabkan malnutrisi. Makanan manis tidak hanya menggeser tempat makanan penting, seperti protein, buah-buahan, sayuran, susu, dan biji-bijian, tetapi juga menguras vitamin dari tubuh selama proses pencernaan. seperti vitamin B yang terlibat dalam metabolisme glukosa.
Melindungi Gigi Anak
Di luar pencegahan kronis jangka panjang, terlalu banyak gula dapat membuat anak tidak perlu menjalani perawatan gigi yang menyakitkan dan mahal. Kerusakan gigi diperparah dengan konsumsi makanan dan minuman manis secara teratur. Jika tak diobati, masalah gigi dapat menyebabkan infeksi serius (bahkan kalau itu hanya gigi susu).
Sugar Budget untuk mengurangi konsumsi gula anak
How the Sugar Budget works:
1. Set a budget:
Anak perlu belajar untuk mem-budget asupan gulanya menjadi beberapa gram gula sehari.
2. Get your kid a food journal
Food journal akan membantu anak memahami apa yang ada dalam makanan yang dia makan. Anak mungkin hanya akan bergantung pada food journal untuk sementara sampai anak memahami semuanya.
3. Be patient and keep it fun
Anak mungkin memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan Sugar Budget-nya, yang mungkin juga membutuhkan kesabaran dari Parents. Perlu diingat bahwa tujuannya adalah untuk membantunya mengembangkan good eating habits selama hidupnya.
Tips tambahan untuk mengurangi asupan gula anak
Hindari sereal dan camilan berlapis gula.
Kurangi bumbu seperti saus tomat, yang disukai anak-anak tetapi mengandung gula tambahan.
Ganti jus buah, buah kering, dan junk food yang mengandung gula tambahan dengan buah asli, yang mengandung serat dan nutrisi.
Memerangi Obesitas Anak melalui Nutrisi yang Tepat
Obesitas anak mulai menjadi perhatian di banyak negara, dengan WHO memperkirakan bahwa lebih dari 41 juta anak di bawah usia lima tahun kelebihan berat badan.
Nutrisi yang tepat memainkan peran penting dalam mencegah dan mengelola obesitas pada masa kanak-kanak. Cara untuk menghindari obesitas pada anak diantaranya adalah:
Mengutamakan pilihan makanan sehat. Mendorong anak untuk memilih makanan bergizi seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan protein dapat membantu mereka menjaga berat badan yang sehat.
Membatasi gula tambahan dan lemak yang tidak sehat. Mengurangi dan membatasi asupan makanan berkalori tinggi dan miskin nutrisi seperti minuman manis, permen, dan junk food dapat membantu mencegah kenaikan berat badan dan mengurangi risiko obesitas.
Mendorong portion control. Mengajari anak-anak tentang ukuran porsi yang tepat dan membantu mereka memahami seperti apa bentuk piring yang seimbang dapat membantu mencegah overeating.
Physical activity. Physical activity merupakan bagian penting untuk menjaga berat badan yang sehat, jadi dorong anak untuk aktif dan engage dalam aktivitas fisik secara teratur.
Leading by example. Parents dapat mencontohkan kebiasaan makan yang sehat dan olahraga, yang mana adalah cara untuk memberikan contoh yang baik untuk diikuti oleh anak-anak.
Penting untuk dicatat bahwa obesitas pada anak adalah masalah kompleks yang memerlukan berbagai pendekatan. Nutrisi memang memainkan peran penting, tetapi pertimbangkan juga faktor-faktor seperti dinamika keluarga, peer pressure, dan akses untuk makanan sehat. Childhood obesity is a growing and not-so-simple concern, but proper nutrition can help.
Amanda Daycare adalah tempat penitipan anak pertama di KIIC atau Karawang International Industrial City, sebuah kawasan industri yang terletak di Karawang, Jawa Barat, sekitar 30 kilometer dari Jakarta. Jika Anda bekerja di KIIC atau karyawan salah satu perusahaan di KIIC, dan Anda membutuhkan tempat penitipan anak, jangan ragu untuk menghubungi kami. Silahkan kunjungi halaman kontak kami untuk informasi lebih lanjut.




Komentar